"Bahkan saya pernah menjadi seorang Atheis..."
"Akhirnya saya mengenal dan Memutuskan Memeluk Islam dari seorang Muslimah yg sekarang menjadi Istri saya"
"Dan setelah itu semuanya terasa Indah..."
"Hidup saya seakan lebih berarti ketika saya mengenal Islam"
"Bukannya sombong, saya ini punya banyak Uang...Hampir seluruh Negara di belahan Dunia ini pernah saya kunjungi, setelah masuk Islam saya mengunjungi Mekah, dan itulah negara paling Indah yg pernah saya kunjungi, ketika melihat Ka'bah dari kejauhan, air mata saya tak tertahan, lebih Indah dari sekedar tembok Cina, Air Terjun Niagara, apalagi Disney land...hahahaha"
"Sekarang dalam seminggu, 3 hari saya sempatkan untuk belajar Al Qur'an"
Dan....Saya pun hanya terdiam, sambil menyeruput segelas coffemix dan menyulut kembali sebatang Marlboro Lights saya (entah sudah batang yg keberapa).
Kagum...Malu...Sedih..Haru...jadi satu pada obrolan sore itu, disebuah kantin Universitas Swasta tertua kedua di Jakarta.
Akhirnya tubuh tinggi kurus dan bermata sipit itu pamit pulang kepada saya, berjalan menghampiri Mercy New Eyes nya yg terparkir dibawah pohon palem disamping Masjid Sutan Takdir Alisjahbana.
Dan..Obrolan sore itu...Membuat saya haru..
**Untuk Bang Chris...Semoga tetep Istiqomah ya bang. Nice To Know U.
Allahu Akbar..
BalasHapusAllahuakbar
BalasHapussubhanalooh.. disini juga lagi banyak yang nanya ttg Islam..
BalasHapusSemoga ya teh...
BalasHapus