Kalau ke Lombok coba sisir wilayah timur. Kabupaten dengan penduduk 1 juta lebih ini menyajikan keindahan alam yang luar biasa. Gili Kapal salah satunya.
Beberapa waktu lalu saya sempat menjejakan kaki di gili kecil ini, Gili yang timbul tenggelam pada saat-saat tertentu karena gili ini hanya berupa gundukan pasir di tengah laut. Konon masyarakat menamakan gili kapal tersebut karena banyaknya kapal - kapal yang kandas di dataran pasirnya saat air pasang.
Ditemani beberapa kawan dari Mataram perjalanan kesana saya tempuh selama 3 jam dengan menggunakan mobil. Gili lampu adalah tempat dimana kita menyebrang menuju gili kapal, dengan menyewa perahu boat seharga 350 ribu rupiah kita diantar sampai ke tujuan tanpa batasan waktu. Jika kita punya banyak waktu maka sang operator perahu akan mengajak kita ke 2 gili lagi yang berdekatan dengan gili kapal yaitu gili kondo dan bidara.
Ah begitu sampai di gili kapal, saya ini berasa punya pulau pribadi :)) sayang saya tak punya cukup skill dan keberanian untuk ber-diving ria. Tapi berdiri dan berguling diatas pasir itu saja rasanya sudah luar biasa.
Pagi dan sore hari adalah waktu yg tepat untuk mengunjungi Gili kapal. Saran saya sih pagi saja biar bisa menikmati gili kondo dan bidara di sebelahnya. Ketika mampir di gili bidara saya kurang nyaman karena sudah terlalu ramai orang, diantara tiga gili itu memang bidara yang paling banyak disinggahi orang, mungkin karena sudah ada yang berjualan mie instant :)) buat saya itu jadi hal yang merusak momen hehe.... Jika ingin menikmati sunset lebih baik merapat ke gilu kondo, gili tak berpenghuni ini bikin kita juga serasa ada di pulau pribadi :) apalagi kalau bawa pasangan...hah..yg lain ngontrak..!
![]() |
| Dari gili lampu menuju gili kapal |
![]() |
| Dikelilingi laut |
![]() |
| Sok gaya padahal lagi nunggu yang pada nyelem |
![]() |
| Gili Kondo |





