Kamis, 22 Januari 2009

Nobi Lebih Tenar Dari Majikannya

(Oleh – Oleh dari Pengajian semalem)

 

Kata si Ustadz : Barang siapa yang  beriman kepada Allah dan hari akhir ,hendaklah berbuat baik kepada tetangganya(HR Bukhori dan Muslim).

 

Di tengah ceramah si Ustadz juga bilang :

“ Tidaklah seseorang itu beriman, dimana ia hidup kenyang,sedang ia mengetahui bahwa tetangganya di sebelah menderita kelaparan”. ( HR Bukhori).


Pagi ini, ketika sedang ngempu fayyaz menjelang berangkat kerja, Hadits yg dibeberkan ustadz semalam seperti menjadi dilema buat saya ketika mata ini tertuju pada seekor anjing Tetangga bernama Nobi.


Ah ternyata Nobi lebih tenar dari majikannya...

Saya dan Fayyaz lebih mengenal dekat Nobi di banding majikannya. Begitu juga dengan orang2 sekitar rumah saya, Hampir setiap sore nobi selalu jadi tontonan menarik krn kelakuan lucunya. Sedangkan majikannya, hah mukanya saja hampir tidak pernah saya lihat, sesekali melihatpun tertutup oleh kaca hitam mobil mewahnya.


Dan Ternyata bertetangga ditempat seperti ini adalah hal yg sulit direalisasikan.

Ibarat kata, Lu ya Lu Gue Ya Gue...

Lalu bagaimana dengan hukum2 bertetangga yg diatur dalam Islam.

Inilah yg menjadi dilema...mungkin bukan hanya buat saya, tetapi juga buat orang2 yg bertetangga dengan tembok2 tinggi disebelah rumahnya.

 

Ah sepertinya saya terjebak pada kegamangan saya sendiri..

Positif thinking den...positif Thinking…

Tapi, bagaimana saya bisa berbuat baik kepada tetangga saya sedangkan mengenalnya pun tidak..

Inilah mungkin..Potret kesibukan orang2 zaman sekarang.

Mungkin...Mungkin nih krn saking sibuknya..jgnkan ngobrol dengan tetangga, ngobrol sama anak istrinya pun nampaknya jarang hehehehe...

Jadi sepertinya saya tak usah ambil pusing...saya masih punya tetangga kok, kost2an mertua yg jumlahnya 10 pintu disamping rumah saya itu, kelihatannya lebih mengerti bagaimana bersosialisasi dengan orang sekitar.

 

 

.:: Sekedar share, disini ada artikel tentang hukum bertetangga atau disini::.